| Gempa | Magnitudo | Kedalaman | Koordinat | Waktu | Status |
|---|
Fresh earthquake, tsunami, volcano and hazard headlines add context to the live USGS feed and show which events are affecting people and infrastructure.
Apa itu gempa bumi?
Gempa bumi adalah gerakan tanah mendadak akibat pelepasan energi di dalam Bumi. Sebagian besar gempa terjadi ketika tegangan yang terakumulasi mengatasi gesekan pada sesar dan batuan bergerak, mengirimkan gelombang seismik melalui tanah.
Titik di dalam Bumi tempat retakan dimulai disebut hiposentrum atau fokus. Episentrum adalah titik di permukaan yang tepat berada di atasnya.
Gempa terbaru hari ini di seluruh dunia
Pelacak ini berfokus pada gempa hari ini dan gempa terbaru. Sistem membaca feed GeoJSON harian bergulir USGS M2.5+, memperbarui setiap 60 detik, dan menampilkan peristiwa yang dilaporkan selama 24 jam.
Gunakan tombol magnitudo untuk menyederhanakan peta yang ramai, arahkan kursor ke penanda untuk melihat detail, atau klik penanda untuk membuka halaman peristiwa USGS asli.
Temukan gempa terbaru di dekat saya
Tombol Gempa terdekat dari saya menggunakan geolokasi browser untuk menghitung jarak dari posisi Anda saat ini ke gempa M2.5+ terdekat dalam feed live 24 jam.
Koordinat Anda hanya digunakan secara lokal di browser untuk menghitung jarak dan tidak dikirim ke EarthquakeTodayMap.com. Anda juga dapat mengetik kota, wilayah, atau koordinat pada filter gempa terbaru.
Magnitudo, kedalaman, dan aktivitas seismik
Magnitudo menggambarkan ukuran gempa. Pada peta, penanda yang lebih besar menunjukkan magnitudo yang lebih besar, dan peristiwa M5.0+ ditonjolkan lebih kuat. Kedalaman menunjukkan seberapa jauh di bawah permukaan gempa dimulai.
Gempa dangkal dan gempa dalam dengan magnitudo yang sama dapat dirasakan sangat berbeda. Guncangan sebenarnya juga bergantung pada jarak, geologi lokal, karakteristik patahan, dan kondisi bangunan.
Mengapa gempa terkonsentrasi di dekat batas lempeng tektonik
Sebagian besar aktivitas seismik dunia terkonsentrasi di sekitar batas lempeng, tempat lempeng tektonik bertabrakan, menjauh, atau bergeser satu sama lain. Lapisan batas opsional membantu menunjukkan mengapa gempa berulang kali terkonsentrasi di Jepang, Indonesia, Alaska, bagian barat Amerika Utara dan Selatan, serta zona aktif lainnya.
Lapisan batas lempeng hanya untuk konteks referensi, sedangkan lokasi gempa sebenarnya berasal dari feed USGS live.
Cara pemantauan gempa bekerja
Jaringan seismik menggunakan instrumen seperti seismometer untuk mengukur gerakan tanah. Data dari banyak stasiun memungkinkan lembaga pemantau memperkirakan lokasi, kedalaman, waktu kejadian, dan magnitudo gempa.
Perkiraan tersebut dapat direvisi ketika informasi baru masuk. Karena itu tabel menandai peristiwa yang diberi status reviewed oleh USGS dan menautkannya ke catatan peristiwa sumber.